Doa-Doa Selama Umrah: Sebelum Berangkat, Saat Ibadah, dan Setelahnya

Kategori : Umrah, Informasi, Ditulis pada : 05 Agustus 2026, 12:30:31

Doa-Doa Selama Umrah: Sebelum Berangkat, Saat Ibadah, dan Setelahnya

30. Doa Doa Selama Umrah  Sebelum Berangkat, Saat Ibadah, dan Setelahnya.jpg

Perjalanan menuju Tanah Suci, bagi siapa pun jiwa yang dipenuhi harap dan rindukan ridhanya adalah momen sakral. Bukan hanya sekadar berpindah tempat, melainkan juga langkah spiritual: mempersiapkan hati, niat, dan harapan. Dalam semangat itulah, Armasta Tour ingin berbagi panduan doa selaras sunnah yang bisa dibaca seorang calon jamaah sebelum berangkat, saat melaksanakan ibadah umrah, hingga setelah selesai. Semoga bermanfaat sebagai bekal batin dan amal kita bersama.

 

  1. Mengapa Doa Penting dalam Perjalanan Umrah?

Doa adalah bentuk komunikasi paling tulus antara hamba dan Pencipta. Dalam konteks umrah, doa:

  1. Menjadi peneguh niat, agar kita menjalankan ibadah dengan ikhlas.
  2. Memberi ketenangan dan perlindungan, terutama saat dalam perjalanan jauh atau berada di tempat asing.
  3. Membantu jamaah fokus, menjaga hati tetap bersih, dan memohon diterimanya ibadah oleh Allah SWT.

Oleh sebab itu, memakai doa sebagai bagian dari persiapan, pelaksanaan, dan penutup umrah bukanlah detail kecil, melainkan bagian esensial menuju ibadah yang khusyuk dan mabrur.

 

  1. belum Berangkat: Siapkan Hati & Niat

Sebelum kaki berpijak di pesawat menuju Tanah Suci, persiapan spiritual sudah seyogianya dimulai. Berikut amalan doa yang dianjurkan:

  1. Doa keluar rumah / berangkat: sebagai tanda menyerahkan segala urusan kepada Allah, memohon perlindungan dan kelancaran.
  2. Doa ketika kendaraan mulai bergerak: memohon keselamatan, kemudahan dalam perjalanan, serta perlindungan bagi diri dan keluarga.
  3. Doa ketika tiba di tujuan / Makkah atau Tanah Suci: memohon kebaikan tempat, penduduk, serta memohon dijauhkan dari keburukan.
  4. Doa niat ihram & umrah: membaca niat sebelum berihram sebagai komitmen bahwa ibadah ini dilakukan hanya karena Allah.

Contoh doa niat:

`نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى`

“Nawaitul 'umrata wa aḥramtu bihâ lillâhi ta‘âlâ”

Dengan menyiapkan hati, niat, dan doa sejak dari rumah, perjalanan umrah kita insyaAllah dibarengi rasa ketenangan, tawakal, dan kesungguhan yang mendalam.

 

  1. Saat Ibadah di Tanah Suci: Doa dan Dzikir di Setiap Tahap

Sesampainya di Tanah Suci, rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, ihram, talbiyah, hingga ziarah, semuanya bisa menjadi momen istimewa untuk berdialog dengan Allah. Di bawah ini beberapa doa & dzikir penting yang dianjurkan:

  1. Talbiyah dan Ihram

Setelah berniat, jamaah mengucapkan:

`لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ ...`

“Labbaika Allâhumma labbaika …”

sebagai jawaban atas panggilan Allah, penuh kerendahan hati dan kesetiaan.

 

  1. Doa Masuk Masjidil Haram & Melihat Ka’bah

Saat pertama kali memasuki Masjidil Haram atau ketika melihat Ka'bah, disunnahkan memohon agar Allah membuka pintu rahmat-Nya, memberi keselamatan, dan menjauhkan dari cela.

  1. Tawaf (mengelilingi Ka’bah)

Tawaf dilakukan 7 putaran. Di awal dan setiap putaran, disunnahkan membaca doa seperti:

 

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إيمَانًا بِكَ

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, karena iman kepada-Mu …”

Dan di putaran-putaran berikutnya, berdoa agar umrah diterima, dosa diampuni, amal diterima, dan dijauhkan dari neraka.

Bagi yang berharap “umrah mabrur”, ini doa yang disunnahkan:

 

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ عُمْرَةً مَبْرُورَةً وَذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا

“Ya Allah, jadikanlah ini sebagai umrah yang diterima (mabrur), dosa yang diampuni, dan sa’i yang disyukuri.”

  1. Sa’i antara Safa dan Marwah

Saat melakukan sa’i dari Bukit Safa ke Marwah, atau sebaliknya, jamaah dianjurkan membaca doa dan dzikir untuk memohon ampunan, rahmat, serta kebaikan dunia dan akhirat.

  1. Doa di Akhir Ibadah / Setelah Tawaf & Sa’i

Setelah selesai tawaf dan sa’i, banyak jamaah memanjatkan doa secara bebas memohon ampunan, taufik, rahmat, keselamatan bagi diri, keluarga, dan umat manusia. Namun juga disunnahkan doa khusus seperti doa “Tawaf Wada” (tawaf perpisahan), memohon agar Allah mengampuni kekurangan, menerima ibadah, dan memberi kebaikan terus.

 

  1. Setelah Umrah: Dzikir, Tazkiyah Hati, dan Doa Lanjutan

Umrah bukanlah akhir melainkan awal dari perjalanan spiritual yang panjang: menuju perubahan diri, ketakwaan, serta kesungguhan hidup dalam Islam. Beberapa hal yang disarankan setelah umrah:

  1. Rutin membaca dzikir dan doa sebagaimana dianjurkan dalam pedoman ibadah oleh Kementerian Agama Republik Indonesia
  2. Mempertahankan niat baik, memperbanyak amal saleh, dan menjaga akhlak agar umrah yang dilakukan tidak sia-sia, melainkan membentuk pribadi yang lebih baik.
  3. Senantiasa bersyukur, berdoa, serta memohon agar Allah menjadikan umrah sebagai momen perubahan baik dalam iman, kehidupan sehari-hari, maupun hubungan antar sesama.

Dengan demikian, umrah tidak hanya menjadi catatan perjalanan di tempel album, tapi terekam dalam sanubari dan dihidupkan dalam perbuatan.

 

  1. Doa & Ibadah dengan Khusyu’: Kunci Agar Ibadah Diterima

Doa dan bacaan tidak cukup jika dibaca sekadar lafadz. Penting juga menjaga khusyu hati yang tunduk, pikiran yang fokus, dan niat yang tulus.

Mengapa khusyu’ penting? Karena doa yang dilafalkan dengan hati yang tenang dan penuh pengharapan akan lebih mudah menyentuh hati seorang hamba dan insyaAllah lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Pastikan sejak niat, saat ihram, tawaf, sa’i, hingga purna umrah hati tetap bersih, ikhlas, dan penuh harap pada-Nya.

 

Refleksi: Umrah sebagai Titik Awal Perubahan

Menginjakkan kaki di Baitullah, mengelilingi Ka’bah, berlari ringan di antara Safa–Marwah semua itu perlambang perjalanan: dari dunia menuju akhirat, dari fana menuju abadi.

Lewat doa-doa, kita menyerahkan diri, menundukkan hati, dan memohon agar ibadah ini bukan sekadar ritual fisik, tapi juga transformasi batin. Umrah menjadi awal untuk menjadi muslim yang lebih taat, bermoral, rendah hati, dan senantiasa bersyukur.

Dengan begitu, perjalanan umrah yang tampak singkat di Tanah Suci bisa berdampak panjang dalam kehidupan, keluarga, dan akhirat.

 

Percayakan Perjalanan Ibadah Anda bersama Armasta Tour

Saudaraku, ibadah umrah bukan sekadar perjalanan fisik melainkan ziarah hati, peneguhan iman, dan investasi akhirat. Dengan doa yang benar, niat yang lurus, dan pendamping yang terpercaya, InsyaAllah perjalanan ibadah menjadi lebih khusyuk, nyaman, dan penuh berkah.

Percayakan perjalanan suci Anda bersama Armasta Tour biro resmi yang mengerti betul makna spiritual dan amanah ibadah. Mari kita wujudkan umrah yang mabrur, dengan hati yang damai, langkah yang tenang, dan keyakinan yang kuat.

Selamat menyiapkan diri. Semoga Allah SWT. menerima setiap doa dan perjalanan kita memudahkan, memberkahi, serta menjadikan umrah sebagai pintu rahmat dan kebahagiaan. Aamiin.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id